Rabu, 14 Desember 2011

FF/ONE MORE CHANCE/PART2

*author pov*

Sesampainya dirumah sakit, dadaku makin berdebar. Semakin cepat seakan-akan ada bom waktu yang menunggu untuk meledak. Kurasakan keringat dingin mengucur deras di dahi ku. Badan ku gemetar saat akan membuka pintu kamar bernomor 501 di depanku, tempat dimana taemin terbaring.

“ taemin~ah, hiks..hiks.. apa yang terjadi ??” ucapku terisak dan tanpa kusadari airmata ku sudah membasahi pipi. Sesosok namja bertubuh tegap sontak menarik ku ke dalam pelukannya, kurasakan hangat rengkuhannya yang membuat ku semakin histeris.

Setelah dirasanya tangis ku agak mereda namja itu menuntunku mendekati taemin yang sedang tertidur tak sadarkan diri. “ apa yang terjadi ?” Tanya ku pada namja yang masih memeluk ku dari belakang.

“ sebuah mini bus menabrak motor yang dikendarainya dan membuatnya menabrak bahu jalan dan terbentur aspal jalan..”

Ku tatap wajah taemin yang pucat dengan selang infuse ditangannya dan perban yang membalut kepalanya. Aku mendekat ke ranjangnya.


“ bangun taemin, buka matamu. Jangan membuat ku takut, BANGUN PABOO!!!!” teriak ku histeris lalu terduduk di kursi samping ranjang tempatnya terbaring. Menangis.

Tak terasa aku tertidur disebelah taemin yang tertidur, alunan nafasnya membuat ku terhipnotis.


Kurasakan ada yang menyentuh pundak ku, saat ku menoleh ku lihat hyuk jae berdiri disamping ku dengan membawa sebuah minuman hangat.

“ minumlah..” perintahnya sambil menyodorkan sebuah coklat hangat ke hadapan ku.

“ setelah ini akan ku antar kau pulang..” lanjutnya.


- - - -


Sepertinya baru saja aku bias memejamkan mataku setelah semalaman memikirkan keadaan taemin. Tiba-tiba alarm sudah berbunyi, eh bukan itu handphone ku. Dengan malas ku ambil handphone yang berada di atas nakas, kulihat ID dilayarnya ‘Lee Hyuk Jae’


“ yoboseo.. “


“……”


“ jeongmal? Ne, aku akan segera bersiap..”

*hyuk jae pov*


Taemin sudah siuman. Ini sungguh keajaiban. Aku harus segera memberitahu min rin~ah. Ku ambil handphone ku disaku celana dan ku tekan nomer telfonnya.


“ yoboseo..” jawanya di ujung sana.


“ min rin~ah, segeralah bersiap aku akan menjemputmu. Taemin sudah siuman..” ucap ku gembira.


“ jeongmal? Ne, aku akan segera bersiap..”


KLIK


Kenapa nada bicaranya selalu terlihat begitu gembira jika membicarakan tentang taemin, sedangkan jika bersama ku dia tidak begitu antusias.


Aaakh…kenapa aku jadi cemburu pada dongsaeng ku sendiri. Tidak mungkin kalau min rin~ah mencintai taemin,, tapi bagaimana jika sebaliknya??


Ingat hyuk jae, kalian akan menikah akhir bulan ini, rutuk hyuk jae.


“ kenapa kau masih disini hyukie ?” Tanya chullie umma


Aish, kenapa aku sampai lupa. Aku kan harus segera menjemput kekasih ku. “ ah, ne umma. Hyuk jae berangkat ne..” . umma hanya mengangguk.


*hyuk jae pov end*

*author pov*


Aish, kemana hyukie. Kenapa dia lama sekali. Aku sudah tidak sabar untuk bertemu dengan taemin.


TIINN TIIINNN


‘ah, itu dia’ batinku. “umma, min rin berangkat ne~” teriak ku dari ruang tamu sambil memakai sepatu berwarna krem kesukaan ku dan berlari ke luar menghampiri hyukie yang berdiri disamping bugatti sport merahnya.

“ aish, kenapa kau lama sekali hyukie~ya..”


“ mianhae chagi, kau tahu kan jalanan seoul cukup padat jika pagi hari..”


Ah, dia tersenyum seperti biasanya. Entah kenapa aku selalu merasa berdebar jika melihat senyumnya.



- - - -


Setelah sampai dirumah sakit, aku langsung keluar dari mobil hyukie dan akan berlari kedalam. Langkahku terhenti ketika hyuk jae berteriak dari dala mobil, “ tunggu aku chagi..” .



Aku pun berhenti dan menunggunya di koridor paling depan rumah sakit. ‘lama sekali’ pikirku.


Tiba-tiba sebuah tangan melingkar di pinggang ku dan sedikit berbisik “ sepertinya kau begitu khawatir pada taemin ?”

“ hyukie~ya, taemin itu sahabatku. Tentu saja aku senang jika dia sudah siuman..”

“ apa mungkin kau mencintai taemin ? “ tanyanya


DEG


DEG


DEG



“pertanyaan ma..cam a..pa itu hyukie~ya..” jawabku terbata seraya melepas pelukannya di pinggang ku dan berbalik menghadapnya. Kini kulihat matanya berair, seperti ada yang akan menyeruak keluar dari dalam sana.


“ karna kulihat kau begitu khawatir pada taemin, dari tadi malam yang kau tanyakan hanya bagaimana keadaannya….”


CHU~

Aku mem’poppo’nya sekilas supaya dia menghentikan ocehannya yang membuat ku risih.

Dia terdiam, masih mencerna apa yang barusan aku lakukan.


“ wae ? kau tak suka. Baiklah tidak akan aku ulangi lagi perbuatan ku yang seperti tadi..“ tanyaku sambil berjalan mundur menjauh. Ku lihat dia tersenyum lalu menarik ku dalam pelukannya.


“ saranghae min rin~ah..” ucapnya lembut.


“ na do, hyukie~ya .. “ jawab ku singkat membalas pelukannya

- - - -

“ annyeong..” sapaku ketika membuka pintu kamar tempat taemin dirawat.

“ annyeong min rin~ah. Kau sudah dating..” jawab chullie ahjumma. Aku tersenyum. Chullie ahjumma berjalan mendekati ku dan memeluk ku erat hingga ada yang berteriak iri.

“ umma, lama sekali kau memeluknya, beda sekali jika memeluk ku..” sahut taemin mempoutkan bibirnya lucu.

*author pov end*

tbc

Hahahaha…

Ditunggu next partny ya .. ^^

FF/Drabble/Ketika Kyu Merindukan SS501

Annyeonghaseyo~~


#munculdaridalemkantongdoraemon

Ini adalah FF keduaku tapi FF pertama yang aku publish .


FF ini udah pernah aku publishkan di FP.ku, Double S Oh Gong Il.


Jeongmal mianhae kalo ada typo yang beterbangan dimana-mana .

Yang udah mampir, RCL please !!^^



#bowbarengoppadeul

HAPPY READING !!!


Title : Ketika Kyu Merindukan SS501

Main cast : All member SS501

Genre : Friendship

Author : ^thanKYU @DSOGI


Kyu Pov

"Kyuuu~ awas !!" kulihat HyunJoong hyung yg tengah berlari menghampiriku .

BUGGHH

"Auw," rintihku .

Aku membuka kedua mataku . Pantatku terasa sakit sekali . Kuedarkan pandangku ke seluruh ruangan .

Aishh, hanya mimpi, batinku .

"Tapi kenapa aku juga harus terjatuh dari ranjang?? Aaa~~," aku mengacak-acak rambutku.

"HyunJoong hyung, YoungSaeng hyung, JungMin-a, HyungJun-a, bogoshipeoyo~~" gumamku .

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------


@StudioLatihan

"Kyu, waeyo ??" tanya YoungSaeng hyung seraya menyerahkan sebotol air mineral padaku .

"Aku merindukanmu, hyung", ucapku pelan .

Kulihat YoungSaeng hyung mengernyitkan alis matanya.

"Aku merindukan HyunJoong hyung, aku merindukanmu, aku merindukan JungMin-a, dan aku juga merindukan si tukang cengeng itu . Taukah kau hyung ? aku merasa bukan diriku saat tampil di Inkigayo kemarin. Dimana lautan greenpeas yang selalu kulihat didepanku ? Dimana kalian yang selalu berada disekitarku saat kita berada di atas panggung ? dimana hyung ?"

Aku terisak kecil . Buliran bening itu telah berkumpul di sudut mataku .

Tes.

Aaaaarrgh~~


Aku gagal menahan air mataku. Aku tahu, aku sangat merindukan mereka semua, bahkan lautan greenpeas yang selalu menghijaukan konser kami, aku merindukannya . Tapi aku juga tidak sanggup menahannya sendiri. Air mata, air mata yang merupakan perasaan terdalamku juga tak mampu lagi menyembunyikan dirinya. Terlalu lama bersembunyi .


"Na do"


Aku merasa pelukan YoungSaeng hyung yang begitu hangat padaku . Pelukan yang juga kurindukan dari semua member .


"Apa yang kau rasakan sama persis dengan apa yang kurasakan saat aku berada di atas panggung seorang diri, Kyu . Dan aku juga percaya, ketiga member lainnya juga merasakan hal sama sepertimu ." Ucap YoungSaeng hyung . "Waktu kita semakin dekat . Bersabarlah . Fighting !!" YoungSaeng hyung melepaskan pelukannya . Sebuah senyuman tulus tergambar jelas di wajahnya . Dan kepalan kedua tangannya membuatku terbangun dari rapuhnya hati yang kurasakan .


"Ne, hyung", kutarik kedua sudut bibirku dan segera menghapus tetesan air mata yang masih mengalir di pipiku .


"Fighting !!" ucapku seraya mengepalkan tangan kananku .


"Ya sudah, lanjutkan latihanmu !" YoungSaeng hyung mengacak-acak rambutku .


"Kau tetap saja memperlakukanku seperti seorang yeoja. Aissh, aku NAMJA hyung," aku memonyongkan (?) bibirku .


YoungSaeng hyung terkekeh .



"Tetaplah tersenyum dan semangat Kyu . Masa itu akan datang. Percaya dan bersabarlah !" Semangat itu yang selalu YoungSaeng hyung tunjukkan padaku .



"Ne, hyung"

----------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Author Pov

"KyuJong-a, KyuJong-a, cepat bangun !" kata JungMin seraya mengguncang-guncangkan badan KyuJong yang tengah terlelap di ranjangnya .


"Aissh! Biasanya dia yang selalu membangunkan kita, tapi mengapa sekarang jadi kita yang membangunkannya ??" gerutu HyungJun .

KyuJong membuka kedua matanya. Cahaya putih yang menerobos masuk kedalam kamarnya membuat Kyu mengerjapkan kedua matanya . Betapa terkejutnya Kyu saat mendapati 4 orang namja yang begitu dirindukannya tengah berada disekitarnya .


"Ka...ka...ka...kalian ?? Huwaa~ bogoshipeoyo ." Kyu melompat dari tempat tidurnya dan memeluk ke 4 namja tersebut .



"Eeeng...Kyu, lepaskan kami !" teriak HyunJoong. "Kami tidak bisa bernafas," tambahnya .


"Shireo !!" tegas Kyu dan semakin mengeratkan pelukannya pada 4 namja yang sedang dipeluknya .


"Aissh ! Kau itu bau Kyu, kau belum mandi, " Kata HyungJun seraya mendorong Kyu hingga ia terjatuh di atas ranjang king size miliknya .


"YAK!! kurang ajar sekali kau HyungJun-a," teriak Kyu .


"Cepat mandi dan cepat turun ke bawah. Kami akan menunggumu," lerai HyunJoong .


"Ne, arraseo," Kyu berjalan ke arah kamar mandi . Sementara ke 4 namja lainnya keluar dari kamar Kyu dan menunggu di bawah .

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Plok...plok...plok...


Terdengar suara tepuk tangan yang meriah menggema di seluruh Stadion Daegu .


"Gamsahamnida~" kata HyunJoong seraya membungkuk dan diikuti ke 4 member lainnya .


Hari ini. Hari yang sangat diimpikan oleh semua orang . Tidak terkecuali ke 5 member yang tengah berdiri di atas panggung mewah yang dikelilingi oleh lautan greenpeas . Masa itu telah datang . Kembalinya SS501 dihadapan Triple S . Kembalinya SS501 di hadapan semua orang .


"Masa itu telah datang, hyung," bisik Kyu pada YoungSaeng .


YoungSaeng tersenyum .


"Mimpimu, mimpiku, mimpi kita semua, lihat, semua nyata Kyu ." kata YoungSaeng seraya mengacak-acak rambut Kyu .


"Aisssh, berhenti melakukan hal itu padaku hyung !!" teriak Kyu .



END